Kepergian Ji Sung Sisakan Memori Buat Rio Ferdinand


Agen bola – Hengkangnya Park Ji Sung dari Manchester United menuju ke QPR ternyata membuat banyak kalangan sediah atas keputusan sang pemain. Tak terkecuali hal tersebut juga dilanda bek sarat penglaman MU, Rio Ferdinand. Sosok pemain Korea Selatan ini sendiri sangat disayangkan harus mengakhiri sepakbolanya di MU, karena selama ini Ji Sung dianggap mempunyai jiw pantang menyerah yang pantas ditiru oleh punggawa muda Manchester United saat ini.

Banyak sekali hal yang dianggap Rio Ferdinand bisa menegaskan sosok pesepakbola Korea Selatan berusia 31 tahun ini. Ia memberi contoh bagaimana gelandang asal Korea Selatan itu menjaga Andrea Pirlo dengan ketat, ketika MU bertemu AC Milan pada tahun 2010. Selain itu, Ji sung sendiri dianggap orang yang rendah hati dan humoris jika sedang latihan. Dan dalam lapangan sendiri, Ji Sung dianggap salah satu pemain yang tak pernah berhenti dalam berlari.

“Ji adalah pemain yang fantastis dan pemain sepakbola yang sesungguhnya,Saya sedih melihatnya pergi karena dia juga kawan yang baik. Setelah tiga atau empat tahun, ia akhirnya keluar dari cangkangnya dan benar-benar berbaur, membuat banyak lelucon. Seperti saya bilang sebelumnya, saya sedih melihatnya meninggalkan klub ini karena dia adalah pria yang baik,” ungkap Ferdinand di situs resmi milik MU.

Memang selama hampir tujuh tahun berseragam UNited, Ji Sung sudah mempersembahkan banyak gelar bagi kubu Red Devils ini. total meraih 11 trofi–termasuk trofi minor–, di antaranya adalah empat trofi juara Liga Inggris, tiga trofi Piala Liga, serta masing-masing satu trofi Liga Champions dan Piala Dunia Antar klub. Dan kini musim depan,pastinya Ji Sung akan membantu QPR guna mengalahkan Manchester United di musim mendatang. JI Sung sendiri saat ini sudah resmi menjadi milik QPR. Durasi 2 tahun dengan harga transfer 5 juta pounds akan membawa sang pemain terbaik asia ini ke Loftus Road.

Sementara itu, disinggung tentang alaasan dirinya meninggalkan United juga diutarakan Ji Sung kepada media, beberapa waktu lalu. Tantangan yang saat ini ingin ia lakukan,apalgi dengan usai 31 tahun, pastinya masih banyak kesempatan yang akan diberikan kepada QPR nantinya. “Ini adalah keputusan yang sulit, berat untuk meninggalkan klub sebesar MU. Namun, QPR menunjukkan kepada saya tujuan mereka. Ini adalah tantangan baru buat saya,

 QPR ingin menjadi klub yang lebih besar, mereka ingin berkembang dan ini adalah tantangan yang besar. Ini adalah keputusan yang sulit, namun mereka mempunyai pemain yang hebat dan mereka lapar untuk menjadi lebih besar lagi. Ini bukan soal uang. Saya bergabung dengan klub yang sedang dalam grafik naik, sebuah klub yang memiliki masa depan cerah. Manajer Mark Hughes memiliki rekam jejak yang terbukti di level Premier League dan tak sabar bekerja sama dengan dia serta seluruh anggota skuat untuk membantu klub menjadi lebih besar,” tandasnya. Kini tinggal kita tunggu saja, bagaimana nanti kiprahpemain Korea Selatan ini dalam membantu QPR membongkar pertahanan United yang dalam musim mendatang masih mengandalkan Rio Ferdinand, mantan partnernya.